PESAWAT SEDERHANA

1. Diskripsi mata pelajaran

Mata pelajaran ini di ajarkan pada siswa kelas VIII SMP dengan ketetan standar kompetensi dan kempetensi dasar yang ditetapkan oleh pemerintah melalui kurikulum.

  • Standar kompetensi:

Memahami peranan usaha, gaya, dan energi dalam kehidupan sehari-hari.

  • Kompetensi Dasar:

Melakukan percobaan tentang pesawat sederhana dan penerapannya dalam kehidupan sehari-hari.

  • Indikator
  1. Menunjukkan penggunaan beberapa pesawat sederhana yang sering dijumpai dalam kehidupan sehari-hari misalnya tuas (pengungkit), katrol tunggal baik yang tetap maupun yang bergerak, bidang miring, dan roda gigi (gear).
  • Menyelesaikan masalah secara kuantitatif sederhana yang berhubungan dengan pesawat sederhana.

2. Pengertian pesawat sederhana dan jenis pesawat sederhana

Pesawat sederhana adalah peralatan sederhana dan praktis yang digunakan untuk mempermudah melakukan pekerjaan.

Jenis-jenis pesawat sederhana

Bidang miring merupakan salah satu jenis pesawat sederhana yang digunakan untuk memindahkan benda dengan lintasan yang miring. Dengan menggunakan bidang miring beban yang berat dapat dipindahkan ketempat yang lebih tinggi dengan lebih mudah, artinya gaya yang kita keluarkan menjadi lebih kecil bila dibanding tidak menggunakan bidang miring. Semakin landai bidang miring semakin ringan gaya yang harus kita keluarkan.

Keterangan :

B   = Gaya berat beban ( Benda yang akan dipindahkan)

F    = Gaya (Gaya yang diperlukan untuk memindahkan beban) gaya berat beban

S    = panjang lintasan miring ( Jarak antara ujung-ujung lintasan miring)

h          = ketinggian tempat ( Jarak antara lantai dengan tempat yang akan digunakan untuk meletakkan beban)

Saat kita ingin memindahkan barang atau batu supaya tenaga yang dikeluarkan tidak terlalu banyak maka kita dapat menggunakan tuas. Tuas kayu atau besi atau apapun yang menggunakan prinsip seperti timbangan untuk mengimbangi berat benda dengan gaya yang digunakan untuk mengungkit benda tersebut.

Keterangan :

T    = Penyangga/penumpu/titik tumpu

B   = Titik beban,ujung  yang digunakan untuk meletakkan benda yang akan diangkat

F    = Titik kuasa,ujung pengungkit yang diberi gaya kuasa untuk mengangkat beban

Dengan menggunakan tuas semakin jauh jarak kuasa terhadap titik tumpu, maka semakin kecil gaya yang diperlukan untuk mengangkat  beban.

Katrol merupakan pesawat sederhana berupa roda yang dikelilingi rantai atau tali. Kegunaan katrol untuk mengangkut beban atau menarik suatu benda. Seperti halnya tuas, katrol juga memiliki kuasa, beban, dan titik tumpu. Dengan demikian, katrol juga memiliki keuntungan mekanis.

  • Keuntungan Mekanik

Perbandingan antara berat beban dan gaya kuasa atau perbandingan

antara lengan kuasa dan lengan beban disebut keuntungan mekanis.

Dalam hal ini,

KM =  W/F atau Lk/Lb

KM = keuntungan mekanis

w = berat beban (N)

F = gaya yang diberikan (N)

l = panjang lintasan bidang miring (m)

h = tinggi bidang miring (m)

Untuk Mendapatkan Lembar kerja siswa klik disini

Video Pesawat sederhana

Setelah kita belajar bersama mengenai materi pesawat sederhana kalian akan melakukan uvaluasi dalam classmarker dengan userrname masing-masing.

Klik  Classmarker

Sabar  Nurohman   sabar157

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s