PERBEDAAN ITU INDAH



Seperti kita ketahui bahwa setiap manusia dilahirkan dengan bentuk dan ukuranya masing-masing. Jadi tidak ada yang sam diseluruh dunia ini. Manusia dicipttakan bersuku-suku, berbangsa-bangsa dan berbeda-beda supaya kita bisa saling melengkapi dan saling mengenal. Seperti firma ALLAH dalam surat Al-Hujurat (49): 13 yang artinya:
“Wahai seluruh manusia, sesungguhnya Kami telahi menciptakan kamu dari seorang lelaki dan seorang perempuan, dan Kami menjadikan kamu berbangsa-bangsa dan bersuku-suku, agar kamu saling mengenal. Sesungguhnya yang paling mulia diantara kamu di sisi Allah adalah yang paling bertakwa. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Mengenal.”.
Sekarang ini dalam penentuan awal puasapun demikian ada perbedaan hari, disulawesi awal ramadhan hari kamis 19 juli 2012, muhamadiayah hari jumat 20 juli, pemerintah RI sabtu 21 juli, dimadura masih besok hari minggu tgl 22 juli. Itu semua tidak masalah itu semua juga berdasarkan perhitungan dan semua ada dasarnya. Kita sebagai manusia yang berakal sehat dan dewasa haruslah bisa menerima perbedaan itu dan tidak menjadikannya sebagai pemecah belah agama islam.
Mau hari apa saja yang penting niatnya adalah mencapai kabaikan ALLAH SWT, seperti halnya seorang yang ingin menuju suatu t4 bisa melewati bebagai jalan namun satu tujuan. Seperti hadis nabi MUHAMMADA SAW.
“Innama A” Mallu Bin Niat” yang artinya segala sesuatu itu tergantung dari niat kita. Jika niat kita baik insyallah hasilnya pun baik dan berkah. Tapi jika niat kita buruk insyalah azab ALLAH lebih kejam dan berat siksanya.

KEUTAMAAN RAMADHAN


Image

Alhamdulilah kita kita masih diberikan kesempatan untuk menemui bulan ramadhan dan menunaikan ibadah puasa, bagi yg menunaikan. Menyambut bulan ramadhan yang penuh berkah, marilah kita intropeksi diri dan kita tinggkkatkan amal perbuatan kita. Pada bulan ramadahn ini semua amalan seperti shlat wajib maupun sunah terasa begitu ringan untuk dilaksanakan, terlihat dengan begitu banyak orang yg datang kemasjid untuk melakukan ibadah shlat tarawih. Masjid terlihat penuh dengan para jamaah, kenpa?? Karena pada bulan ramadahn ini semua amal kebaikan dilipat gandakan pahalanya. Amalan shlat sunah sama dengan shlat wajib, sedangkan shlat wajib dilapt gandakan 70x.

Coba bulan2 biasa, maukah kita melakukan shlat sunah sebanyak shlat tarawih?? Jarang sekali kita melakukannya bukan. Terkadang Shlat itu kalaok kita BERLING (kober & eling). Jika siang kerja, ashar perjalanan, magrib kecapean, isya ketiduran. Banyak sekali alesan gitu yahh. Bulan yang penuh yang penuh berkah ini alangkah bainya kita manfaatkan sebagai awal pijakan melangkah kebulan selanjutnya, agar kita terhindar dari api neraka.

Kilas profil dosen IPA..


Kilas profil dosen IPA..
Tau..gak..tau… gak..
Dosen kita yang namanya ‘’Drs. EKO WIDODO’’, Biliau kelahiran 12 desember 1958 asli banyumas low … anak pertama dari 6 bersaudara !!! Alamatnya sekarang di jln. Masjid no 2 rt 05 rw 07 cibuan waraklor sumber adi, mlati sleman Yogyakarta. Pak EKo ini orang yang amat suka dengan kegiatan organisasi baik formal maupun non formal, mulai dari SD di SD N2 kradenan beliua sudah ikut pramuka, SMP nya di sumpioh menjadi waka osis low. Sama kayak aku dung hee. SMA nya di N1 perwokerto. Nah mulai SMA beliu giat-giatnya ikut organisasi, mulai dari ketua bidang (kabid) kesenian dalam osis, dan ketua pelajar sumpioh yang ada di purwokerto. Wah hebat ya. Setelah itu masuk perguruan tinggi IKIP Jogja jurusan fisika mulai tahun79-86, dan S2 PTK DIKTAT thn 2000-sekarang. Wah ternyata belum lulus ya… Tapi alasannya si ampang kata beliua “wong saya orang sibuk” udah gitu aj tutur baliau sambil bercanda he,hee.. Kegiatan selama kuliah yang beliau ikuti sangatlah banyak, mulai dari KSR PMI sebagai kabid humas, ketua ensambel music uny, ketua marcing band, pembina marcing band CDB UNY dari tahun 1987- 2007, wah lama banget ya???? dan banyak ketua deh.,,,,. Di luar kampus beliau juga sangat aktif dala kegiatan misaknya Ketua komisi juri PEMPROV PDBI (persatuan dram band indonesia) DIY, ketua komisi diklat pengurus besar di Jakarta dan banyak lagi deh pokoknya.
Beliau ini memang terkenal orang yang disiplin dalam segala hal, tapi sapa sangka makanan kesukaannya adalah tempe goreng dan sejanis makanan javanis gitu.!! Bapak 1istri dan 2 anak ini sangat gemar organisasi bahkan sampai sekarang. Meskipun usianya yang sudah tidak muda lagi beliau masih eksis dan bersemangat dalam kegiatan yakni, Pembina hancala mulai 19999, Anggota pengawas pembangunan daerah perkotaaan di kecamatan dari tahun 2007. Waduhhhh… sibuk banget yaa… pantes mau janjian aja susah banget.!!!
Di prodi IPA beliau menjabat sebagai salah satu koordinator lab bidang pendidikan. Sebagai seorang dosen beliau pernah menjadi dosen teladan no2 low, beliau juga sering membawa marcing band UNY meraih berbagai gelar. Awalnya beliau dosen prodi fisika tapi karena diminta oleh kaprodi IPA pak Zuhdan, dan akhinya ditugaskan oleh prodi fisika beliau sekarang mengajar di prodi IPA dan juda fisika. Di prodi IPA beliau mengajar Fis das, Ilmu kebumian, dan IPA 2, sedang di fisika beliau mengajar IPBA dan Termodinamika, serta sebagai pambimbing KKN mahasiswa.
Selain aktivis pak Eko ini juga relegius lowww… Makanya biliau menjadi ketua takmir masjid AL Hidayah waraklor mulai tahun 2000-sekarang.. wah keren ya,, apa apa jadi ketua. Pak Eko ini kenapa bias menjadi aktivis karena mengikuti kursus kepimpinan, yakni kursus LKMM (latih ketrampilan menejemen mahasisiwa)di uny, PPLKMM(penatar pelatih ketrampilan menejemen mahasisiwa) di UNDIP, OPPEK (orientasi pengembangan dan pembinaan kemahasisiwaan) di UGM dan PPOPPEK di Jakarta. Selain itu beliau mempunyai motto dalam hidupnya yakni “HIDUP HARUS SENANG DAN PENUH TANTANGAN” begitu tutur beliau. wah seru juga tuhhh…
Di akhir perbincangan kami, beliaupun member saran kepada HIMA yakni “ikutilah suatu organisasi dengan serius dan konsisten sehingga menghasilkan hal yang bermanfaat” dan juga saran untuk mahasiswa IPA agar “hidup dengan disiplin”. Demikian tutur Beliau sembari menutup perbincangan.
BY: faysal

Kilas profillll…Kaprodi Pendidikan IPA?????


Kaprodi Pendidikan IPA

T a h u nggak sih,,,,,,
Salah satu dosen FMIPA ini merupakan salah satu guru besar yang ada di FMIPA. Beliau adalah Prof. Dr. Zuhdan K. Prasetyo, M. Ed, pengemban amanah dalam Program Studi Pendidikan IPA, dan di Prodi IPA, beliau diamanahi sebagai Ketua Prodi Pendidikan IPA. Bapak Kaprodi kita ini lahir di kota ini, Yogyakarta, pada tanggal 5 April 1955.
Perlu dibanggakan adalah ketika SMP hingga SMA, beliau selalu mendapatkan juara 1, selalu menjadi no.1 di antara teman-temannya, dan ketika di jenjang perguruan tinggi, beliau mengambil program studi fisika hingga beliau menjadi dosen fisika. Pada tahun 2000 hingga 2004 beliau melanjutkan S3nya di UPI Bandung dengan program studi pendidikan IPA.
Beliau merupakan orang yang sukses, kunci kesuksesannya adalah “Segala sesuatu yang dilakukan harus dengan ikhlas kepada Allah” Selama pendidikan, Beliau pernah terjun di Organisasi Intra Sekolah (OSIS) SMA, dan ketika dijenjang Perguruan tinggi beliau hanya memfokuskan pada akademik.
Pak Zuhdan memang dikenal murah senyum, walaupun beliau seorang Profesor, tapi beliau tidak pernah sombong. Ini terbukti ketika kami mewawancarainya, beliau berkali-kali menyapa murid-muridnya dan beberapa dosen, beliau tidak segan untuk melambaikan tangannya dan mengucapkan “Hai…” ke murid-muridnya terlebih dulu.
Walaupun begitu, beliau seorang yang tegas dan disiplin tinggi, beliau sangat menjunjung tinggi komitmennya sebagai pengajar, beliau seorang pendidik yang professional. Dan ketika ditanya tentang hobby, beliau menjawab dengan senyum manisnya “Dulu waktu muda saya senang sekali basket dan sepak bola, tapi sekarang saya ya cuma bisa nonton bola”, dan beliau juga mengharapkan adanya pertandingan sepakbola antara mahasiswa dengan dosen. Ayo kawan…..kawan……kita berjuang mengalahkan dosen………!!!
Pada pertengahan tahun 2007, beliau diberi kepercayaan untuk membuka Prodi baru, yaitu Prodi Pendidikan IPA. Ketika ditanya pandangan beliau tentang pendidikan IPA, beliau menuturkan prospek Pendidikan IPA ke depan sangat bagus, terkait belum adanya guru IPA yang benar-benar lahir dari Pendidikan IPA.
Beliau berpesan kepada anak-anaknya, mahasiswa prodi pendidikan IPA, “Sebagai seorang guru, harus professional dan menjunjung etika”. Demikian tutur Beliau sembari menutup perbincangan. Red. Fany T a h u nggak sih,,,,,, Salah satu dosen FMIPA ini merupakan salah satu guru besar yang ada di FMIPA. Beliau adalah Prof. Dr. Zuhdan K. Prasetyo, M. Ed, pengemban amanah dalam Program Studi Pendidikan IPA, dan di Prodi IPA, beliau diamanahi sebagai Ketua Prodi Pendidikan IPA. Bapak Kaprodi kita ini lahir di kota ini, Yogyakarta, pada tanggal 5 April 1955.
Perlu dibanggakan adalah ketika SMP hingga SMA, beliau selalu mendapatkan juara 1, selalu menjadi no.1 di antara teman-temannya, dan ketika di jenjang perguruan tinggi, beliau mengambil program studi fisika hingga beliau menjadi dosen fisika. Pada tahun 2000 hingga 2004 beliau melanjutkan S3nya di UPI Bandung dengan program studi pendidikan IPA.
Beliau merupakan orang yang sukses, kunci kesuksesannya adalah “Segala sesuatu yang dilakukan harus dengan ikhlas kepada Allah” Selama pendidikan, Beliau pernah terjun di Organisasi Intra Sekolah (OSIS) SMA, dan ketika dijenjang Perguruan tinggi beliau hanya memfokuskan pada akademik.
Pak Zuhdan memang dikenal murah senyum, walaupun beliau seorang Profesor, tapi beliau tidak pernah sombong. Ini terbukti ketika kami mewawancarainya, beliau berkali-kali menyapa murid-muridnya dan beberapa dosen, beliau tidak segan untuk melambaikan tangannya dan mengucapkan “Hai…” ke murid-muridnya terlebih dulu.
Walaupun begitu, beliau seorang yang tegas dan disiplin tinggi, beliau sangat menjunjung tinggi komitmennya sebagai pengajar, beliau seorang pendidik yang professional. Dan ketika ditanya tentang hobby, beliau menjawab dengan senyum manisnya “Dulu waktu muda saya senang sekali basket dan sepak bola, tapi sekarang saya ya cuma bisa nonton bola”, dan beliau juga mengharapkan adanya pertandingan sepakbola antara mahasiswa dengan dosen. Ayo kawan…..kawan……kita berjuang mengalahkan dosen………!!!
Pada pertengahan tahun 2007, beliau diberi kepercayaan untuk membuka Prodi baru, yaitu Prodi Pendidikan IPA. Ketika ditanya pandangan beliau tentang pendidikan IPA, beliau menuturkan prospek Pendidikan IPA ke depan sangat bagus, terkait belum adanya guru IPA yang benar-benar lahir dari Pendidikan IPA.
Beliau berpesan kepada anak-anaknya, mahasiswa prodi pendidikan IPA, “Sebagai seorang guru, harus professional dan menjunjung etika”. Demikian tutur Beliau sembari menutup perbincangan.
By..PJO